Cerita Sex Nikmatnya Suara Desahan Mantanku Yang Menggairahkan

Cerita Sex Nikmatnya Suara Desahan Mantanku Yang Menggairahkan

CERITABIRAHI.COM – Selama enam bulan lamanya aku berhubungan dengan gadis yang bernama Selly, dia adalah teman kantor aku. Dia tahu kalau aku pernah bertunangan dengan Eka dan akhirnya putus, dengan sikap Selly yang sungguh berbeda dengan Eka karena dia begitu dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan yang telah kami hadapi. Serta yang paling aku suka dari dia adalah tidak benyak menuntut untuk selaly mengikuti kehendaknya.

Perkenalkan nama aku Sandy yang bukannya bermaksud tidak mau mengokiuti keinginan gadis yang sudah kuanggap layaknya istriku. Bagaimanapun juga kami sudah sering melakukan adegan cerita sex, dengan usianya yang sama-sama dewasa. Saat ini usia aku sudah menginjak 20 tahun begitu pun dengan Eka mantan tunanganku tersebut.

Sejak dulu Eka sering menginap di rumahku dan mamaku tidak banyak komen tentang gadis yang aku ajak menginap di rumah. Eka adalah gadis yang aku pinang dan akhirnya putus juga dan kini Selly yang sama sekali aku tak pernah membawanya ke rumah.Entah kenapa aku merasa malu sama mamaku yang mungkin aku tahu kalau mama aku sudah berharap untuk aku segera menikah dengan Eka.

Tapi untungnya Selly yang tidak pernah menuntutku untuk mengajaknya main ke rumah dan memperkenalkan dia pada mamaku. Meskipun aku sering menceritakan tentang mama aku karena memang hanya dia yang menjadi orang tua tunggal bagiku setelah papa meninggal. Dari dulu aku termasuk cowok yang nakal dengan urusan melakukan selingkuh yang bukan lagi hal tabu bagi aku.

Sedangkan Selly aku merasa tidak punya keinginan untuk melakukan hal yang gituan, meskipun aku sering merindukannya dan merasa sangat bahagia bersamanya, apa karena aku takut kalau harus melakukan adegan seperti dalam cerita sex, tetapi hubungan aku tidak akan berakhir si pelaminan lagi. Sebenarnya Selly merupakan gadis yang pendiam dan tidak menggodaku dengan penampilannya.

NONTON BOKEP TERBARU DISINI !!!

Setiap kali ketemu, kami hanya membahas tentang persoalan kami atau tentang perkerjaan kami masing-masing. Pada sore itu selepas pulang dari kantor, aku langsung mengantarnya pulang dan aku berkata “Minggu besok kita jalan-jalan yuk…” Ajakku pada Selly “Kemana mas….?” tanya Selly sambil menatapku “Kemana aja…. terserah kamu…. enaknya kemana ya..?” Dia hanya tersenyum dan menyerahkan semua keputusan pada aku.

Setelah aku mengantar Selly kerumahnya, aku langsung pulang. Setelah sesampai di rumah, aku dikejutkan oleh kedatangan seseorang di rumahku, diruang tamu duduk Eka yang sedang menundukkan kepala “Mas Sandy….” Katanya sambil berlari memelukku dan dia pun menangis di pelukkan aku “Ada apa Eka…?” Kataku sambil menarik tubuhnya dan dia tetap menangis dan akupun membawanya duduk kembali dan mencoba membujuknya untuk berhenti menangis.

Dan sampai mamaku juga ikut membujuknya dan Eka menceritakan masalahnya, karena hari sudah larut dan tidak mungkin juga aku bawa Eka pulang karena kini dia tinggal di luar kota. Namun, Eka yang akhirnya menginap di rumahku dan besoknya aku terbangun dan aku mendengar mama aku sedang mengobrol dengan Eka ketika aku melihat Eka sedang memasak seperti di saat dia masin sebagai tunangan aku dulu dan dia yang masih terlihat begitu dekat dengan mama aku.

Akupun berangkat ke kantor yang seperti biasa aku menjemput Selly terlebih dahulu. Aku tidak bisa menceritakan padanya jika di rumahku ada Eka “Hei… kenapa kamu koq diam..?” kata dia membuyarkan lamunanku “Ah… nggak lah cuma ke bawa cuaca aja…. dingin.. males aja buat ngomong…” Jawak aku dengan mencari alasan. Untung saja cuaca hari ini mendung “kalau mendung begini besok jadi gak mas…”

Dan aku pun terperanjat mendengarnya “Oh… iya… iya… sekarang hujan terus ya…” Aku pun merasa gugup karena aku dengar Eka masih belum mau pulang, katanya dia masih mau tinggal di rumah dan mamaku mengizinkannya. Namun, aku pun tidak berani membicarakan tentang Eka kepada Selly, karena dia juga tahu bahwa aku dulu sudah melakukan buhungan intim layaknya suami istri dan aku pun tidak mau menyakiti hatinya.

Sewaktu pulang dari kerja, aku langsung mengantarkan Selly ke rumahnya dan aku pun masih berniat ingin singgah ke rumahnya “Sudah mas nggak usah… sebentar lagi mau hujan lahi kelihatannya…” Kata Selly sewaktu aku mau turun dari mobil. Akhirnya akupun langsung pulang dan sebelum sesampai dirumah hujannya turun sangat lebat. Akupun langsung ke dalam kamar aku dan segera menghangatkan diri dengan selimut.

NONTON BOKEP TERBARU DISINI !!!

Aku tidak melihat mama sewaktu aku masuk ke kamarku, biasanya setiap aku pulang dari kerja dia langsung membuntuti aku. Tapi kali ini dia tdak melakukannya sampai akhirnya aku mendengar pintu terbuka, aku pikir itu pasti mama “Mas Sandy ini Eka bawain minuman hangat…” Dengan sangat malasnya aku pun membuka mataku dan aku sangat terkejut melihat Eka mengenakan pakaian yang begitu menggoda seolah sengaja ingin menggoda aku.

Setelah aku bangun dan mengambil minuman dari tangan Eka, sehabis minum Eka mengambil minuman tadi. Tapi dia bukan hanya mengambil minuman saja tapi dengan sangat cepat dia mencium bibirku, aku langsung tersentak dan langsung mendorong tubuhnya. Saat itu aku melihat Eka menangis dan langsung lari ke kamarku, lama juga aku terdiam dan akhirnya akupun menuju kamarnya untuk meminta maaf.

Aku berkipir seharusnya aku tahu Eka juga gadis yang mudah melakukan hal seperti itu, aku melihat dia menangis memeluk bantal “Eka maafkan aku ya…. aku tak bermaksud untuk…..” Dia langsung kembali memelukku, saat itu juga aku masih teringat akan masa lalu dengannya, dengan mesranya aku pun langsung membalas memeluknya dan kami pun bercumbu seperti dulu dengan sangat lembut dan aku mencium bibirnya yang terasa begitu hangat.


Eka langsung memejamkan matanya bahkan dia mendesah dengah leirih “Oooouuuggghhhh…. maaaass…. Sandyyy… aaaaagggghhhh… aku masih sayaaaang kamu maaaaaasss….” Dan aku pun tidak memikirkan yang lain, tapi dengan perlahan aku lepas pakaian Eka dan kelihatan tubuh yang sangat mulus Eka di depan mataku “Ooouuugggghhhh…. sayaaanng… aku juga masih sayang sama kamu….” kataku sambil mendekat pada tubuhnya.

Dan aku pun langsung memcumbunya sambil melepaskan pakaian aku juga, hingga akhirnya saat penis aku yang sudah menyentuh tubuh Eka. Dengan sangat sigap Eka langsung memegangnya dan dia pun menuntunnya untuk masuk ke dalam vaginanya dan dengan sangat cepat penis aku masuk kedalamnya “Ooouuugggghhh…. aaaaaagggghhhhh….. aaaaagggghhh… aaaaaaggggghhh….. aaaaaggggghhhh…. Sandyyy….. aaaaggghhhh….” Dengan desahan Eka waktu itu.

Dia pun menggelinjang bagai cacing kepanasan dana aku terus memompa tubuhnya hingga tubuh aku penuh dengan keringatan “OOOOooouuuugggghhhh…. aaaaaagggghhhh….. aaaaaggggghhhh…. aaaaaggggghhhh…. aaaaggghhhh….”Aku pun terus bergerak dengan cepat dan dapat aku rasakan kenikmatan bagai dulu ketika kami masih bersama dan sering melakukan hubungan intim bagaikan hubungan suami istri dan akun kembali kecup bibir Eka.

NONTON BOKEP TERBARU DISINI !!!

Sampai akhirnya kami berdua pun sama-sama mengerang panjang “Oooouuuggghhh….. aaaaagggghhh…. aaaaagggghhhh….. sayaaaanng…. aaaagggghhhh…… aaaaaggggghhhh…….” Dan kami pun terkulai di tempat tidur dan Eka memeluk tubuhku dengan mesranya hingga kami pun tertidur lelap, seperti biasa aku terbangun dan Eka sudah ada di sampingku. Aku pun tahu dia pasti sedang mask dengan mama.

Sewaktu aku bangun dan untuk pindah ke kamarku, mama memanggilku “Sandy…. kamu sudah bangun…. itu ada temannya…” Dengan mata yang masih mengantuk, akupun melihat ke ruang tamu, apalgi kamarku memang melewati ruang tengah yang tepat disamping ruang tamu “Oohhh… Selly….” aku terkejut sedang duduk di sofa Selly pacarku dan yang lebih membuat aku terkejut dia di temani Eka disampingnya.

Dan aku langsung menghampirinya “Tunggu ya… 10 menit lagi…” Kataku tapi aku melihat Selly sudah bangun dari duduknya dan berkata dengan tertahan “Oooh… tidak usah mas… Selly pun pergi begitu saja….” dia pun melesat dengan sangat cepat meninggalkan tuang tamuku dan aku berusaha mengejarnya, tapi dia masuk kedalam mobilnya lalu meninggalkan aku sendiri dengan perasaan yang tidak dapat aku gambarkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*